Sunan Kalijaga

Kanjeng Susuhunan Kalijaga atau Sunan Kalijaga adalah seorang tokoh Walisongo, lahir pada tahun 1450 Masehi dari Raden Ahmad Sahuri (seorang Adipati Tuban VIII) dan Dewi Nawangarum (putri Raden Kidang Telangkas / Abdurrahim Al-Maghribi). Dikenal sebagai wali yang sangat lekat dengan muslim di Pulau Jawa, karena kemampuannya memasukkan pengaruh Islam ke dalam tradisi dan budaya Jawa. Makamnya berada di Kadilangu, Demak.

Riwayat

Sunan Kalijaga diperkirakan lahir pada tahun 1450 dengan nama Raden Said. Dia adalah putra adipati Tuban yang bernama Tumenggung Wilatikta atau Raden Sahur. Nama lain Sunan Kalijaga antara lain Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban, dan Raden Abdurrahman. Berdasarkan satu versi masyarakat Cirebon, nama Kalijaga berasal dari Desa Kalijaga di Cirebon. Pada saat Sunan Kalijaga berdiam di sana, dia sering berendam di sungai (kali), atau jaga kali.

Kesaktian

Ilmu Aji Kungkum

Sebuah ilmu milik Sunan Kalijaga yang tirakat utamanya adalah dengan kungkum (berendam) di sungai. Salah satu manfaat ilmu Aji Kungkum adalah mampu membangkitkan kekebalan tubuh dan melindungi diri dari segala marabahaya.

Ilmu Asmak Sapu Jagad

Ilmu peninggalan Sunan Kalijaga yang selama ratusan tahun diwariskan secara turun temurun. Diketahui mampu membantu mewujudkan segala hajat seseorang khususnya kekayaan.

Ilmu Singkir Sengkolo

Ilmu pembersih kesialan (sengkala) dari Sunan Kalijaga. Dengan ilmu singkir sengkolo ini seseorang mampu membersihkan semua jenis sengkala yang ada di dunia.

Ilmu Aji Tapa Pendem

Ilmu ini memiliki khasiat sebagai ilmu keselamatan dan kesaktian supranatural. Ilmu Aji Tapa Pendem dapat dilakukan dengan memendam badan hingga leher dalam jangka waktu tertentu, atau memendam sekujur tubuh dalam tanah layaknya orang dikubur. Dan banyak pula ilmu sunan kalijaga lainnya.

Referensi

http://www.tirakatjawa.com

Bagikan informasi ke teman-teman melalui
Sidebar