Mantra

Mantra adalah kumpulan kata-kata yang dipercaya mempunyai kekuatan mistis atau gaib. Mantra dianggap mampu “menciptakan perubahan” (misalnya perubahan spiritual). Jenis dan kegunaan mantra berbeda-beda tergantung mahzab dan filsafat yang terkait dengan mantra tersebut.

Asal Usul Mantra

Mantra berasal dari bahasa sansekerta yakni “mantra” atau “manir” yang merujuk pada kata-kata yang berada di dalam kitab Veda, yaitu kitab suci umat Hindu. Dalam masyarakat Melayu, mantra biasa dikenal sebagai serapah, jampi atau seru.

Mantra biasanya digunakan atau diucapkan pada waktu dan tempat tertentu yang memiliki tujuan untuk menimbulkan suatu kemampuan tertentu bagi orang yang menggunakan atau mengucapkan mantra tersebut.  Mantra umumnya didalami dan dikuasai oleh orang-orang tertentu, seperti dukun dan pawang.

Namun saat ini mantra sudah mulai banyak dipelajari masyarakat sebagai rapalan untuk maksud dan tujuan tertentu. Setiap daerah di Indonesia umumnya memiliki mantra, biasanya mantra di daerah menggunakan bahasa daerah masing-masing.

Mantra di dalam bahasa Minangkabau disebut juga sebagai mantojampi-jampisapo-sapokato pusakokatokatubah,atau capak baruak. Sampai saat ini mantera masih bertahan di tengah-tengah masyarakat di Minangkabau. Isi mantra di Minangkabau saat ini berupa campuran antara bahasa Minangkabau lama (kepercayaan animisme dan dinamisme), Melayu, bahasa Arab (pengaruh Islam) dan bahasa Sanskerta (pengaruh Hindu Budha).

Mantra dalam Kebudayaan Masyarakat

Sebagian masyarakat tradisional khususnya di nusantara biasanya menggunakan mantra untuk tujuan tertentu. Hal tersebut sebenarnya bisa sangat efektif bagi para penggunanya, Selain merupakan salah satu sarana komunikasi dan permohonan kepada Tuhan, mantra dengan kata yang ber rima memungkinkan orang semakin rileks dan masuk pada keadaan trance. Dalam kalimat mantra yang kaya metafora dengan gaya bahasa yang hiperbola tersebut membantu perapal melakukan visualisasi terhadap keadaan yang diinginkan dalam tujuan mantra. Kalimat mantra yang diulang-ulang menjadi Afirmasi, Pembelajaran di level unconscious dan membangun apa yang para psikolog dan motivator menyebutnya sebagai sugesti diri.

Ciri Ciri Mantra

  1. Mantra terdiri atas beberapa rangkaian kata yang memiliki irama
  2. Isi dari mantra berhubungan dengan kekuatan gaib
  3. Berbentuk puisi yang isi dan konsepnya menggambarkan kepercayaan suatu masyarakat pada saat itu
  4. Mantra dibuat dan diamalkan untuk tujuan tertentu
  5. Mantra didapat dari cara gaib, seperti keturunan atau mimpi. Atau bisa dijuga diwarisi dari perguruan yang diikuti
  6. Mantra mengandung rayuan dan perintah
  7. Mantra memakai kesatuan pengucapan
  8. Mantra adalah sesuatu yang utuh dan tidak bisa dipahami melalui setiap bagiannya
  9. Di dalam sebuah mantra terdapat kecenderungan esoteric atau khusus pada setiap kata-katanya
  10. Mantra mementingkan keindahan permainan bunyi

Jenis Jenis Mantra

Mantra Kedigdayaan

Mantra kedigdayaan adalah jenis mantra yang dipakai jika sedang berhadapan dengan musuh, sehingga yang membaca mantra ini tidak dapat dikalahkan.

Mantra Pagar Diri

Mantra pagar diri adalah jenis mantra yang digunakan sebagai perisai diri supaya orang tidak dapat membinasakan dirinya atau orang-orang tidak akan berkehendak untuk mengalahkan dirinya.

Mantra Pakasih

Mantra pakasih adalah jenis mantra cinta kasih. Mantra ini biasanya digunakan untuk memikat seseorang agar jatuh hati kepada yang membaca mantra tersebut.

Mantra Pengobatan

Mantra pengobatan adalah jenis mantra yang biasa digunakan untuk mengobati suatu penyakit.

Mantra Tundik

Mantra tundik adalah jenis mantra yang biasanya dilepas melalui kekuatan jarak jauh, tujuannya adalah orang yang dimaksud supaya jatuh kedalam pengaruh si pembaca mantra.

Referensi

  1. http://www.pasberita.com/pengertian-ciri-jenis-contoh-mantra/
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Mantra
Bagikan informasi ke teman-teman melalui
Sidebar